Monday, December 17, 2018

Sop Pak Min Yogyakarta






Siang 9 Juli 2018 Saya bersama keluarga hendak berkunjung ke Klaten Jawa Tengah untuk bersilaturahmi dengan saudara yang berada disana, kami berangkat dari rumah menuju Bandara Raden Intan II Lampung Selatan dengan mengendarai sebuah mobil yang dikendarai oleh sepupu saya yang bernama Reza, didalam mobil berisi keluarga yang hendak ingin mengantarkan Saya, Bunga dan Nenek saya. 



Ditengah perjalanan menuju bandara kami sekeluarga berbincang santai sembari menikmati perjalanan kami, tetapi alih alih menikmati perjalanan ternyata ada hal yang saya lupakan? Oh ya ternyata saya melupakan KTP dan Kartu keluarga yang semestinya dibutuhkan untuk persyaratan cek in pesawat, saya sedikit khawatir karena tidak mungkin akan berputar arah pulang menuju rumah karena jarak sudah terlalu jauh untuk pulang mengambil KTP dan Kartu Keluarga.



Hati saya merasa sangat cemas karena saya takut saya akan mengecewakan keluarga saya hanya karena kecerobohan saya penerbangan bisa saja gagal, namun saya merasa sedikit lega karena semua berkas berkas yang yang dibutuhkan saya foto semua, karena saya tidak begitu yakin hanya dengan foto masalah bisa selesai maka saya putuskan untuk bertanya kepada kakak sepupu saya yang berada di Klaten tentang hal ini. Tetapi sepupu saya berkata "Biasanya kalau tidak menggunakan identitas dalam bentuk kertas tidak bisa".



Waktupun menunjukan senja dan saya masih merasa sangat cemas akan hal ini, akhirnya saya putuskan untuk mencoba bertanya terlebih dahulu kepada Satpam Bandara "Bagaimana jika identitas hanya dalam bentuk foto?" Dan Satpam pun menjawab "Dicoba dulu dan silahkan menuju keruang cek in" Sayapun Langsung menuju keruang cek in dan ternyata alhamdulilah bisa. Setelah dari ruang cek in saya langsung menuju ruang tunggu dan berpamitan keseluruh keluarga yang telah mengantarkan kami sampai bandara terutama kepada Bapak saya untuk meminta doa keselamatan.




Setelah itu saya menuju ruang tunggu yang berada di lantai G2, sembari menunggu saya duduk dan mengobrol dengan nenek-nenek yang berada di sebelah saya yang hendak akan pergi ke Jogjakarta dan ternyata satu pesawat dengan kami. Sembari menunggu saya putuskan untuk membelikan oleh oleh khas dari Lampung untuk keluarga yang ada di Klaten, lokasi oleh oleh pun berada tidak jauh dari ruang tunggu sehingga tidak memerlukan waktu banyak untk membelinya. 



Setelah beberapa menit saya menunggu di ruang tunggu ternyata pesawat yang kami tumpangi mengalami delay 2 jam lamanya, saya merasa sangat kesal namun terima saja mungkin ini kenyataannya hehe:). Tepatnya pukul 17.55 pesawat yg kami tumpangi tiba dan leading sekitar pukul 18.15 lalu take of pukul 19.00 dan pesawat kami tiba di bandara adi Sutjipto pukul 20.10.




Kami kemudian turun dari pesawat untuk mengambil barang barang kami, setelah mengambil barang kami langsung menuju keruang tunggu karena kami sudah ditunggu oleh Ibu Endang dan Pak Repto. Karena waktu sudah mulai larut malam kami langsung bergegas menuju mobil menuju ke arah Klaten bertemu dengan sepupu yang tak lain adalah cucu dari Nenek saya. 




Diperjalanan menuju rumah kami sempatkan untuk mampir ke tempat makan yg legendaris di Klaten yaitu Sop Pak Min yang terkenal dengan kelezatannya. Sop Pak Min terletak dipinggir jalan Rejowinangun Kotagede Kota Yogyakarta, sopnya sangat enak maka tidak heran kalau pembelinya sangatlah ramai. 


Harga Sop Ayam + Es Teh Pak Min : Rp.18000 




Setelah sekitar 20 menit waktu untuk makan kamipun melanjutkan perjalanan menuju rumah karena perjalan tidak terlalu jauh dari Sop Pak Min kami hanya memerlukam waktu sekitar 5 menit saja untuk tiba dirumah. Setibanya dirumah kami langsung mandi untuk istrahat karena hari esok akan meneman sepupu saya yang akan lahiran di Rumah Sakit Aisyah Klaten.